LKP Berkat Ilmu

Selasa, 29 Juni 2021

Seleksi Penerimaan CPNS Kabupaten Nagan Raya Tahun 2021

Seleksi Penerimaan CPNS Kabupaten Nagan Raya Tahun 2021

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayaangunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indoneesia Nomor 677 Tahun 2021 tanggal 11 April 2021 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemerintah Kabupaten nagan raya tahun anggaran 2021, bersama ini kami umumkan bahwa Pemerintah Kabupaten nagan raya Mendapat Formasi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil CPNS Daerah Formasi Tahun 2021 dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja PPPK Untuk Jabatan Fungsional Guru


Jumlah Formasi CPNS

Jumlah Formasi dan Kualifikasi Pendidikan Yang diperlukan sebanyak 228 Orang

a. Tenaga Kesehatan sebanyak 215 Orang
b, Tenaga Teknis Sebanyak 13 orang

Silahkan di Download
PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS DAN PPPK KABUPATEN BIREUEN 2021

PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS DAN PPPK KABUPATEN BIREUEN 2021

Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Panitia Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021 berdasarkan surat Nomor : PEG.810/01/2021, dengan ini mengundang putra/putri terbaik bangsa yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk dapat mengikuti seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen Tahun Anggran 2021.

Sebagai informasi tambahan bahwa setiap tahapan dalam proses seleksi penerimaan CPNS dan PPPK di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen Tahun Anggran 2021 dapat juga dipantau melalui website kami dan http://sscn.bkn.go.id/

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap terkait syarat pendaftaran, rincian kebutuhan formasi dan ketentuan lainnya dapat dilihat pada link berikut ini Silahkan di Download


Selasa, 22 Juni 2021

Semangat Guru : Seri Kemampuan Nonteknis Dalam Adaptasi Teknologi ==> Pelajaran 1 Synchronous - Resilience : Tanggung dan Teknologi

Semangat Guru : Seri Kemampuan Nonteknis Dalam Adaptasi Teknologi ==> Pelajaran 1 Synchronous - Resilience : Tanggung dan Teknologi

 Soal dan Jawaban

Apa itu resiliensi?

Ilmuwan psikologi biasanya menggunakan istilah ‘lenting’ untuk menyepadankan kata resiliensi (resilience), yaitu: kemampuan sesorang untuk bangkit setiap kali mengalami desakan mundur, atau bahkan kegagalan. 

Perjalanan menjadi matang menggunakan teknologi. 

Sebagai konsultan teknologi, kami melihat jelas betapa melimpah ruahnya potensi teknologi dalam meningkatkann pembelajaran. Namun, perjalanan menjadi pembelajar untuk mencapai tingkat-tingkat manfaat teknologi tersebut cukup panjang. Dalam marathon pembelajaran ini, kadang kita akan unggul kadang ketinggalan. 

Di sinilah Bapak dan Ibu perlu menjadi resilien. Gunakan setiap momen keunggulan sebagai tenaga untuk semakin melaju, dan menyadari bawah setiap momen ketinggalan adalah wajar dan kita perlu mengatur  tenaga untuk mengejar. 

Seperti dalam marathon, mengatur tenaga (baca: mengeolola resilensi) semakin efektif jika kita tahu masih berapa jauh atau berapa dekat kita dengan garis finish. Dalam marathon menunju elearning yang baik ini, peta kita adalah Kerangka SAMR. 

Kerangka SAMR sebagai peta perjalanan menjadi matang dalam marathon menuju elearning yang efektif

SAMR adalah suatu kerangka yang mengilustrasikan tingkat kematangan seseorang memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Tingkat kematangan ini terdiri dari (mulai dari tingkat pemula ke mahir): Substitution, Augmentation, Modification, dan Redefinition. Semakin matang kita dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, semakin besar peningkatan proses dan hasil yang terjadi dalam pembelajaran. 

Apa kaitannya SAMR dan Resiliensi dengan Bapak dan Ibu memelajari teknologi?

Pertanyaan paling menjebak dalam elearning adalah aplikasi apa (lagi) yang harus pelajari untuk mengembangkan permbelajaran? Jika anda terjebak di pertanyaan ini, maka anda tersangkut terus-menerus di tingkat Substitution.

Pertanyaan yang tepat adalah: bagaimana lagi cara saya menggunakan teknologi (hardware dan aplikasi) yang sudah saya pelajari ini untuk mengembangan pembelajaran? Setiap tingkat lanjut (Augmentation, Modification, dan Redefinition) menuntut kita untuk mengubah kegiatan dan/atau tujuan pembelajaran. Mengetahui ini (kegiatan dan tujuan pembelajaran) membantu Bapak dan Ibu bisa menakar dengan lebih akurat berapa besar resliensi yang diharapkan dari Anda untuk menerobos masing-masing tingkat tersebut.

 Apakah itu resiliensi?

  • Kemampuan seseorang untuk menggunakan teknologi dalam pembelajaran
  • Kemampuan seseorang untuk merumuskan kegiatan elearning
  • Kemampuan seseorang untuk bangkit dari desakan kemunduran (atau kegagalan)
  • Kemampuan seseorang untuk mengelola stress elearning

 Apa hubungan SAMR dengan resiliensi?

  • SAMR adalah ukuran tingkat resiliensi
  • Resiliensi adalah R pada akronim SAMR
  • Resiliensi adalah tingkat kematangan kematangan adopsi teknologi
  • Mengetahui SAMR memberikan gambaran kita harus seberapa resilien

 Apakah itu SAMR?

  • Risiko-risiko akses teknologi oleh murid.
  • Tingkat kematangan seorang guru memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran
  • Langkah-langkah penggunaan teknologi dalam pembelajaran
  • Jenis-jenis aplikasi untuk digunakan dalam pembelajaran

SAMR adalah singkatan dari…

  • Substitution, Augmentation, Modification, Redefinition
  • Substitution, Anticipation, Modification, Redefinition
  • Substitution, Automation, Modification, Redefinition
  • Substitution, Access, Modification, Redefinition

Pernyataan yang BENAR tentang adopsi teknologi adalah

  • Saya harus menguasai banyak aplikasi
  • Saya harus menguasai semua aplikasi baru
  • Saya harus mengkombinasikan beberapa aplikasi
  • Saya harus fokus pada tingkat berpikir dalam pembelajaran murid

 Dengan cara apa saya dapat menjadi resilien dalam mengembangkan kompetensi elearning saya?

  • Berikan waktu untuk belajar. Tidak perlu terburu-buru.
  • Usahakan bisa belajar bersama orang lain untuk saling bertukar keterampilan dan dukungan semangat. Buat kelompok kecil, bergabung dengan komunitas, dll.
  • Tidak perlu tergoda dengan kecemasan bahwa harus sering belajar aplikasi baru.
  • Semua jawaban benar

 Apakah karakteristik penggunaan teknologi dalam belajar dianggap tingkat Substitution?

  • Kegiatan pembelajaran setelah adopsi teknologi (baru) masih sama sama, dengan ada peningkatan sedikit karena memanfaatkan fitur/kemampuan teknologi yang baru diadopsi.
  • Kegiatan pembelajaran sama antara sebelum dan sesudah adopsi teknologi (baru).
  • Setelah adopsi teknologi (baru), kegiatan belajar sangat berbeda, dan tidak bisa diselenggarakan tanpa teknologi yang baru diadopsi.
  • Ada banyak kegiatan pembelajaran yang berubah setelah adopsi teknologi (baru)

 Apakah karakteristik penggunaan teknologi dalam belajar dianggap tingkat Redefinition?

  • Kegiatan pembelajaran setelah adopsi teknologi (baru) masih sama sama, dengan ada peningkatan sedikit karena memanfaatkan fitur/kemampuan teknologi yang baru diadopsi.
  • Kegiatan pembelajaran sama antara sebelum dan sesudah adopsi teknologi (baru).
  • Setelah adopsi teknologi (baru), kegiatan belajar sangat berbeda, dan tidak bisa diselenggarakan tanpa teknologi yang baru diadopsi.
  • Ada banyak kegiatan pembelajaran yang berubah setelah adopsi teknologi (baru)

 Apakah karakteristik penggunaan teknologi dalam belajar dianggap tingkat Modification?

  • Kegiatan pembelajaran setelah adopsi teknologi (baru) masih sama sama, dengan ada peningkatan sedikit karena memanfaatkan fitur/kemampuan teknologi yang baru diadopsi.
  • Kegiatan pembelajaran sama antara sebelum dan sesudah adopsi teknologi (baru).
  • Setelah adopsi teknologi (baru), kegiatan belajar sangat berbeda, dan tidak bisa diselenggarakan tanpa teknologi yang baru diadopsi.
  • Ada banyak kegiatan pembelajaran yang berubah setelah adopsi teknologi (baru)

 Apakah karakteristik penggunaan teknologi dalam belajar dianggap tingkat Augmentation?

  • Kegiatan pembelajaran setelah adopsi teknologi (baru) masih sama sama, dengan ada peningkatan sedikit karena memanfaatkan fitur/kemampuan teknologi yang baru diadopsi.
  • Kegiatan pembelajaran sama antara sebelum dan sesudah adopsi teknologi (baru).
  • Setelah adopsi teknologi (baru), kegiatan belajar sangat berbeda, dan tidak bisa diselenggarakan tanpa teknologi yang baru diadopsi.
  • Ada banyak kegiatan pembelajaran yang berubah setelah adopsi teknologi (baru)

 Saya menggunakan aplikasi video meeting untuk sesi diskusi mandiri dan tanya jawab dengan murid. Pemanfaatan teknologi dengan cara ini mencerminkan tingkat:

  • Substitution
  • Augmentation
  • Modification
  • Redefinition

Saya menggunakan aplikasi video meeting untuk metode ceramah. Pemanfaatan teknologi dengan cara ini mencerminkan tingkat:

  • Substitution
  • Augmentation
  • Modification
  • Redefinition

Saya menggunakan aplikasi video meeting untuk murid-murid saya bisa bertemu dengan para pakar dan membawa murid saya ke luar kelas melalui field trip virtual. Pemanfaatkan teknologi dengan cara ini mencerminkan tingkat:

  • Substitution
  • Augmentation
  • Modification
  • Redefinition
Saya menggunakan aplikasi video meeting untuk murid-murid saya mengadakan festival webinar projek pameran dan/atau pentas virtual. Pemanfaatan teknologi dengan cara ini mencerminkan tingkat.
  • Substitution
  • Augmentation
  • Modification
  • Redefinition

 

Senin, 16 November 2020

MENGENAL BUKASUSLAT BAGI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN

MENGENAL BUKASUSLAT BAGI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN

    Bekasi : Orientasi Teknis Penyelenggaraan BUKASUSLAT yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Hotel Santika Mega City Bekasi pada tanggal 16 s.d 18 November 2020. Direktorat MITRAS DUDI mengundang 40 DPC seluruh di Indonesia. Saya dari perwakilan Aceh khususnya perwakilan DPC Kabupaten Bireuen yaitu Azhar, S.Pd dari Forum PLKP dan Riswandi dari HIPKI DPC Kabupaten Bireuen. Acara ini langsung di buka oleh Koordinator KJF Mitras Suslat M. Nch Rahardjo. Beliau juga mengatakan untuk tahun pertamanya 2020 akan dibuka 40 BUKASUSLAT di seluruh Indonesia, semoga untuk tahun 2021 akan bertambah 100 BUKASUSLAT.



 


 



     

 

 

 

 


Jumat, 01 November 2019

Selasa, 10 September 2019

Workshop Pendampingan Pengisian Dapodikmas Kursus dan Pelatihan Provinsi Aceh di Kota Sabang

Workshop Pendampingan Pengisian Dapodikmas Kursus dan Pelatihan Provinsi Aceh di Kota Sabang

Sabang : Mengingat pentingnya Dapodikmas bagi setiap Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Dirjen PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayan bekerja sama dengan Organisasi mitra (ORMIT) DPD Forum PLKP Provinsi Aceh menyelenggarakan Workshop Pendampingan Pengisian Dapodikmas Kursus dan Pelatihan Provinsi Aceh di Kota Sabang yang berlangsung mulai tanggal 10 s.d 12 September 2019. Acara ini di ikuti 52 perwakilan LKP seluruh Aceh. 

Bapak Syahril Kiram, SE, selaku Ketua Umum FPLKP Aceh mengharapkan dengan adanya workshop ini dapat meningkatkan pengisian Dapodikmas seluruh LKP di Aceh. Dan selama acara berlangsung selama 3 hari pengisian dapodikmas LKP meningkat 85%.








Senin, 12 Agustus 2019

Galery Foto PKW Tahun 2019

Galery Foto PKW Tahun 2019

FOTO KEGIATAN 
KEJURUAN DESAIN GRAFIS
PROGRAM PENDIDIKAN KECAKAPAN WIRAUSAHA (PKW)
 TAHUN 2019

 



 





 

Ad Placement

Follow Us

Ads 970x90